My bookmarksSign up free
← Customs Act 1967

Customs Act 1967 s 109

Customs Act 1967 s 109

Text recovered by OCR from a scanned copy — section numbers and wording may be wrong. Check the official PDF on lom.agc.gov.my before citing.

s 109 Power to search vessels and aircraft

(1) A proper officer of customs may— (a) go on board any vessel or aircraft in any customs port or customs airport or place or within territorial waters; (b) require the master of such vessel or the pilot of such aircraft to give such information relating to the vessel or aircraft, cargo, stores, crew, passengers or voyage as he may deem necessary; (c) rummage and search all parts of such vessel or aircraft for prohibited or uncustomed goods; (d) examine all goods on board and all goods then being loaded or unloaded; (e) demand all documents which ought to be on board such vessel or aircraft; and (f) require all or any such documents to be brought to him for inspection; and the master of any vessel and the pilot of any aircraft refusing to allow such officer to board or search such vessel or aircraft, or refusing to give such information or to produce such documents on demand shall be guilty of an offence against this Act. (2) If any place, box or chest on board such vessel or aircraft is locked and the key withheld, such officer may break open any such place, box or chest. (3) If any goods be found concealed on board any vessel or aircraft, they shall be deemed to be uncustomed goods.

Malay text (authoritative)

(1) Seorang pegawai kastam yang hak boleh— nenggeleda vesel ata (a) menaiki mana-mana vesel atau pesawat udara pesawat dalam mana-mana pelabuhan kastam atau udara. lapangan terbang kastam atau tempat atau (b) menghendaki nakhoda vesel itu atau pilot ›esawat udara itu memberi apa-apa makluma berhubungan dengan vesel atau pesawat udara, kargo, storan, kru, penumpang atau pelayaran sebagaimana yang disifatkannya perlu; (c) menyelongkar menggeledah semua bahagian vesel atau pesawat udara itu bagi mendapatkan barang-barang larangan atau barang-barang tak berkastam; (d) memeriksa semua barang-barang di atas vesel atau pesawat udara dan semua barang-barang yang dimuat atau dipunggah pada masa itu; (e) meminta , semua dokumen yang sepatuțnya berada di atas vesel atau pesawat udara itu; [Bah. XII, S. 109-111] (f) menghendaki semua atau apa-apa dokumen itu dibawa kepadanya bagi pemeriksaan, dan nakhoda mana-mana vesel dan pilot mana-mana pesawat udara yang enggan membenarkan pegawai itu menaiki atau menggeledah vesel atau pesawat udara itu, atau enggan memberi apa-apa maklumat atau apabila diminta adalah melakukan suatu kesalahan terhadap Akta ini. (2) Jika mana-mana tempat, kotak atau peti di atas comp a eosa at pers nemcan buika hrang manlk (3) Jika apa-apa barang-barang dijumpai tersembunyi atas mana-mana vesel atau pesawat udara, la hendaklah disifatkan sebagai barang-barang tak berkastam.

Read this section in the full act → · Open Part XII →

Find Act 235 on lom.agc.gov.my ↗

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next