s 149 Question not to be asked without reasonable grounds
No such question as is referred to in section 148 shall be asked unless the person asking it has reasonable grounds for thinking that the imputation which it conveys is well founded.
ILLUSTRATIONS
(a) An advocate is instructed by another advocate or reliable source that an important witness is a professional gambler. This is a reasonable ground for asking the witness whether he is a professional gambler.
(b) An advocate is informed by a person in court that an important witness is a professional gambler. The informant, on being questioned by the advocate, gives satisfactory reasons for his statement. This is a reasonable ground for asking the witness whether he is a professional gambler.
(c) A witness of whom nothing whatever is known is asked at random whether he is a professional gambler. There are here no reasonable grounds for the question.
(d) A witness of whom nothing whatever is known, being questioned as to his mode of life and means of living gives unsatisfactory answers. This may be a reasonable ground for asking him if he is a professional gambler.
Malay text (authoritative)
Soalan tidak boleh ditanya tanpa alasan yang munasabah
Tiada apa-apa soalan seperti yang disebut dalam seksyen 148 boleh ditanya melainkan jika orang yang bertanya itu mempunyai alasan munasabah bagi memikirkan bahawa tohmahan yang dibayangkan oleh soalan itu betul-betul berasas.
(a) Seorang peguam bela diberitahu oleh seorang peguam bela yang lain atau sumber yang boleh dipercayai bahawa seorang saksi penting ialah penjudi profesional. Ini merupakan suatu alasan yang munasabah untuk menanyakan saksi itu sama ada dia seorang penjudi profesional.
(b) Seorang peguam bela diberitahu oleh seseorang di dalam mahkamah bahawa seorang saksi penting ialah seorang penjudi profesional. Apabila disoal oleh peguam bela itu, pemberitahu itu memberikan sebab yang memuaskan hati bagi pernyataannya itu. Ini merupakan suatu alasan yang munasabah untuk menanyakan saksi itu sama ada dia seorang penjudi profesional.
(c) Seorang saksi yang tidak diketahui apa-apa pun mengenainya, ditanya secara rambang sama ada dia seorang penjudi profesional. Dalam hal ini, tidak ada alasan yang munasabah untuk menanyakan soalan itu.
(d) Seorang saksi yang tidak diketahui apa-apa pun mengenainya, apabila disoal tentang cara hidup dan mata pencariannya memberikan jawapan yang tidak memuaskan hati. Ini boleh menjadi suatu alasan yang munasabah untuk menanyakan saksi itu sama ada dia seorang penjudi profesional.
Text as at 1 May 2017 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).