Syariah Criminal Procedure (Federal Territories) Act 1997 s 207
s 207 Irregularities not to vitiate proceedings
Subject to the provisions contained in this Chapter, no finding, sentence or order passed or made by a Court of competent jurisdiction shall be reversed or altered on accountβ
(a) of any error, omission or irregularity in the complaint, summons, warrant, charge, judgment or other proceedings before or during the trial under this Act;
(b) of the want of any sanction required by law; or
(c) of the improper admission or rejection of any evidence,
unless such error, omission, improper admission or rejection of evidence, irregularity, want of sanction or misdirection has occasioned a failure of justice.
Malay text (authoritative)
Ketidakteraturan tidak membatalkan tatacara
Tertakluk kepada peruntukan yang terkandung dalam Bab ini, tiada dapatan, hukuman atau perintah yang dijatuhkan atau dibuat oleh suatu Mahkamah yang mempunyai bidang kuasa kompeten boleh diakaskan atau diubah oleh sebabβ
(a) apa-apa kesilapan, peninggalan atau ketidakteraturan dalam aduan, saman, waran, pertuduhan, penghakiman atau tatacara lain sebelum atau semasa perbicaraan di bawah Akta ini;
(b) tidak terdapat keizinan yang dikehendaki oleh undang-undang; atau
(c) penerimaan atau penolakan tidak wajar apa-apa keterangan,
melainkan jika kesilapan, peninggalan, penerimaan atau penolakan tidak wajar keterangan, ketidakteraturan, ketiadaan keizinan atau salah arahan itu telah menyebabkan kegagalan keadilan.
Read this section in the full act β Β· Open Chapter 8 β
Find Act 560 on lom.agc.gov.my β
Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).