My bookmarksSign up free
← Syariah Court Evidence (Federal Territories) Act 1997

Syariah Court Evidence (Federal Territories) Act 1997 s 86

Syariah Court Evidence (Federal Territories) Act 1997 s 86

s 86 Number of witnesses

(1) A claim by a person who is known to be rich that he has become a pauper is not sufficient to prove his claim unless it is corroborated by the evidence of three male witnesses. Explanation—In the collection of zakat, admission of a rich man that he has become a pauper shall not constitute sufficient proof unless it is corroborated by the evidence of three male witnesses. (2) In the case of sighting of the new moon, the evidence of one male person who is ‘adil shall be sufficient to prove such fact. (3) The evidence of one male person shall constitute sufficient proof in the following circumstances: (a) evidence of a teacher in a case involving school children; (b) evidence of an expert in the valuation of damaged goods; (c) evidence as to the acceptance and rejection of witnesses; (d) notification of dismissal of a representative; (e) evidence as to the defects in any goods for sale. (4) Evidence of a female person is sufficient to prove any fact which is usually seen or within the knowledge of a female person. ILLUSTRATION Evidence of a female who breast-fed a child or that of a midwife in matters relating to menstruation, birth and breast-feeding. (5) Except as otherwise provided in this section, evidence shall be given by two male witnesses or by one male and two female witnesses.

Malay text (authoritative)

Bilangan saksi

(1) Dakwaan oleh seseorang yang dikenali sebagai kaya bahawa dia telah menjadi papa tidaklah mencukupi untuk membuktikan dakwaannya kecuali jika ia disokong oleh keterangan tiga orang saksi lelaki. Huraian—Dalam pemungutan zakat, pengakuan seorang kaya bahawa dia telah menjadi papa tidaklah menjadi bukti yang mencukupi melainkan jika ia disokong oleh keterangan tiga orang saksi lelaki. (2) Dalam hal melihat anak bulan, keterangan seorang lelaki yang ‘adil adalah mencukupi untuk membuktikan fakta itu. (3) Keterangan seorang lelaki hendaklah menjadi bukti yang mencukupi dalam hal keadaan yang berikut: (a) keterangan seorang guru dalam hal yang melibatkan murid sekolah; (b) keterangan pakar dalam menilai barang rosak; (c) keterangan tentang penerimaan dan penolakan saksi; (d) pemberitahuan mengenai pemecatan wakil; (e) keterangan tentang kecacatan dalam mana-mana barang bagi jualan. (4) Keterangan seorang perempuan adalah mencukupi untuk membuktikan apa-apa fakta yang biasanya dilihat oleh atau dalam pengetahuan seorang perempuan. Keterangan seorang perempuan yang menyusukan seorang bayi atau keterangan seorang bidan dalam perkara haidh, kelahiran dan penyusuan. (5) Kecuali sebagaimana yang diperuntukkan selainnya dalam seksyen ini, keterangan hendaklah diberikan oleh dua orang saksi lelaki atau oleh seorang saksi lelaki dan dua orang saksi perempuan.

Read this section in the full act → · Open Chapter 2 →

Find Act 561 on lom.agc.gov.my ↗

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next