My bookmarksSign up free
← Peaceful Assembly Act 2012

Peaceful Assembly Act 2012 s 3

Peaceful Assembly Act 2012 s 3

s 3 Interpretation

In this Act, unless the context otherwise requires— “rights and freedoms of other persons” includes— (a) the right to peaceful enjoyment of one’s possession; (b) the right to freedom of movement; (c) the right to enjoy the natural environment; and (d) the right to carry on business; “road” has the meaning assigned to it in the Road Transport Act 1987 [Act 333]; “child” means a person below the age of fifteen years; “Minister” means the Minister charged with the responsibility for home affairs; “person who has interests” means a person residing, working or carrying on business or having or owning residential or commercial property in the vicinity of or at the place of assembly; “organizer” means a person who is responsible for the organization of an assembly, including the arranging, convening, collecting or forming of the assembly, or who is responsible for the conduct of an assembly; “assembly” means an intentional and temporary assembly of a number of persons in a public place, whether or not the assembly is at a particular place or moving; “counter assembly” means an assembly organized to convey disagreement with the purpose for which another assembly is organized, and held at the same time, date and place or approximately at the same time, date and place as the other assembly; “simultaneous assemblies” means two or more assemblies to be held at the same time, date and place, but which have no relationship to each other; “participant” means a person intentionally or voluntarily present for the purpose of an assembly; “street protest” means an open air assembly which begins with a meeting at a specified place and consists of walking in a mass march or rally for the purpose of objecting to or advancing a particular cause or causes; “arms” means any firearm, ammunition, explosive, corrosive, injurious or obnoxious substance, stick, stone, or any weapon or object, which by its nature, can be used to incite fear or cause injury to persons, or damage to property; “public place” means— (a) a road; (b) a place open to or used by the public as of right; or (c) a place for the time being open to or used by the public, whether or not— (i) the place is ordinarily open to or used by the public; (ii) by the express or implied consent of the owner or occupier; or (iii) on payment of money; “prohibited places” means— (a) the protected areas and protected places declared under the Protected Areas and Protected Places Act 1959 [Act 298]; and (b) the places as may be specified in the First Schedule; “place of assembly” means the place where the assembly is held and in relation to a procession, includes a place at or through which it is proposed the assembly will stop or pass; “designated place of assembly” means a place designated by the Minister under section 25.

Malay text (authoritative)

Tafsiran

Dalam Akta ini, melainkan jika konteksnya menghendaki makna yang lain— “hak dan kebebasan orang lain” termasuklah— (a) hak untuk menikmati secara aman harta bendanya; (b) hak kepada kebebasan bergerak; (c) hak untuk menikmati persekitaran semula jadi; dan (d) hak untuk menjalankan perniagaan; “jalan” mempunyai erti yang diberikan kepadanya dalam Akta Pengangkutan Jalan 1987 [Akta 333]; “kanak-kanak” ertinya seseorang di bawah umur lima belas tahun; “Menteri” ertinya Menteri yang dipertanggungkan dengan tanggungjawab bagi hal ehwal dalam negeri; “orang yang mempunyai kepentingan” ertinya seseorang yang tinggal, bekerja atau menjalankan perniagaan atau memiliki atau mempunyai harta kediaman atau komersial di sekitar atau di tempat perhimpunan; “penganjur” ertinya seseorang yang bertanggungjawab bagi penganjuran suatu perhimpunan, termasuk mengaturkan, mengadakan, mengumpulkan atau membentuk perhimpunan, atau yang bertanggungjawab bagi pengendalian perhimpunan; “perhimpunan” ertinya suatu perhimpunan sesuatu bilangan orang yang disengajakan dan sementara di sesuatu tempat awam, sama ada atau tidak perhimpunan itu diadakan di suatu tempat tertentu atau bergerak; “perhimpunan balas” ertinya suatu perhimpunan yang dianjurkan untuk menyampaikan pertentangan terhadap maksud yang baginya suatu perhimpunan lain dianjurkan, dan diadakan pada masa, tarikh dan di tempat yang sama atau lebih kurang sama dengan perhimpunan yang lain itu; “perhimpunan serentak” ertinya dua perhimpunan atau lebih yang diadakan pada masa, tarikh dan di tempat yang sama, tetapi tidak mempunyai hubungan antara satu sama lain; “peserta” ertinya seseorang yang dengan sengaja atau rela hadir bagi maksud suatu perhimpunan; “protes jalanan” ertinya suatu perhimpunan terbuka yang bermula dengan suatu perjumpaan di tempat yang ditentukan dan melibatkan perarakan atau perhimpunan beramai-ramai bagi maksud membantah atau memajukan sesuatu tujuan atau tujuantujuan tertentu; “senjata” ertinya apa-apa senjata api, amunisi, bahan letupan, bahan kikis, bahan yang merosakkan atau memudaratkan, kayu, batu, atau apa-apa senjata atau objek yang, oleh sebab sifatnya, boleh digunakan untuk menimbulkan ketakutan atau menyebabkan kecederaan kepada orang, atau kerosakan kepada harta; “tempat awam” ertinya— (a) jalan; (b) tempat yang terbuka kepada atau yang digunakan oleh orang awam sebagai suatu hak; atau (c) tempat yang sedang terbuka kepada atau yang digunakan oleh orang awam, sama ada atau tidak— (i) tempat itu pada kebiasaannya terbuka kepada atau digunakan oleh orang awam; (ii) dengan persetujuan nyata atau tersirat pemunya atau penghuni; atau (iii) dengan bayaran wang; “tempat larangan” ertinya— (a) kawasan larangan dan tempat larangan yang diisytiharkan di bawah Akta Kawasan Larangan dan Tempat Larangan 1959 [Akta 298]; dan (b) tempat-tempat yang dinyatakan dalam Jadual Pertama; “tempat perhimpunan” ertinya tempat di mana perhimpunan diadakan dan berhubung dengan perarakan, termasuklah suatu tempat di mana atau yang melaluinya perhimpunan itu dicadangkan akan berhenti atau lalu; “tempat perhimpunan yang ditetapkan” ertinya suatu tempat yang ditetapkan oleh Menteri di bawah seksyen 25.

Read this section in the full act → · Open Part I →

Find Act 736 on lom.agc.gov.my ↗

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next