My bookmarksSign up free
← Departure Levy Act 2019

Departure Levy Act 2019 s 38

s 38 Evasion of departure levy, fraud

(1) Any person who, with the intent to evade or to assist any other person to evade departure levy— (a) omits from a return any information in relation to any matter affecting his liability to charge departure levy or the amount of the departure levy collected; (b) makes any false statement or false entry in any return furnished, or claim or application made, under this Act or the regulations made under this Act; (c) gives any false answer, whether in writing or otherwise to any question asked or request for information made in accordance with the provisions of this Act or the regulations made under this Act; (d) prepares or maintains, or authorizes the preparation or maintenance of, any false book of accounts or other false records, or falsifies or authorizes the falsification of any book of accounts or records; or (e) makes, uses or authorizes the use of any fraud, artifice or contrivance, commits an offence. (2) Any person who commits an offence under subsection (1) shall, on conviction— (a) be liable to a fine not exceeding one million ringgit or to imprisonment for a term not exceeding five years or to both; and (b) where the offence relates to the deficiency of departure levy, be liable to a penalty equal to the deficient amount. (3) Where in any proceedings under this section it is proved that a false statement or false entry, whether by omission or otherwise, has been made in any return furnished, or claim or application made, under this Act or the regulations made under this Act by or on behalf of any person or in any books of account or other records maintained by or on behalf of any person, that person shall be presumed until the contrary is proved to have made that false statement or false entry with intent to evade departure levy. (4) Any reference in this section to a person who makes, uses or authorizes the use of any fraud, artifice or contrivance includes a reference to a person who, without the authority of the Director General or a senior officer of customs— (a) destroys, damages, erases, alters or manipulates data stored in, or used in connection with, a computer; (b) introduces into, or records or stores in, a computer by any means data for the purpose of— (i) destroying, damaging, erasing, altering or manipulating data stored in, or used in connection with, a computer; or (ii) interfering with, interrupting or obstructing the lawful use of a computer, or the data stored in, or used in connection with, a computer; or (c) otherwise uses a computer, the purpose or effect of which is to evade departure levy. (5) For the purposes of subsection (4), “data” includes any computer program or part of a computer program. (6) In any prosecution under this section, any evasion of departure levy shall be deemed to be with the knowledge of the accused unless the contrary be proved by the accused.

Malay text (authoritative)

Pengelakan levi pelepasan, fraud

(1) Mana-mana orang, yang dengan niat untuk mengelak atau membantu mana-mana orang lain untuk mengelak levi pelepasan— (a) meninggalkan daripada suatu penyata apa-apa maklumat berhubung dengan apa-apa perkara yang menyentuh tanggungannya untuk mengenakan levi pelepasan atau amaun levi pelepasan yang dipungut; (b) membuat apa-apa pernyataan palsu atau catatan palsu dalam mana-mana penyata yang dikemukakan, atau tuntutan atau permohonan yang dibuat, di bawah Akta ini atau peraturan-peraturan yang dibuat di bawah Akta ini; (c) memberikan apa-apa jawapan palsu, sama ada secara bertulis atau selainnya, kepada apa-apa soalan yang ditanyakan atau permintaan untuk mendapatkan maklumat yang dibuat mengikut peruntukan Akta ini atau peraturan-peraturan yang dibuat di bawah Akta ini; (d) menyediakan atau menyenggarakan, atau membenarkan penyediaan atau penyenggaraan, apa-apa buku akaun palsu atau rekod palsu yang lain, atau memalsukan atau membenarkan pemalsuan apa-apa buku akaun atau rekod; atau (e) membuat, menggunakan atau membenarkan penggunaan apa-apa fraud, tipu daya atau helah, melakukan suatu kesalahan. (2) Mana-mana orang yang melakukan suatu kesalahan di bawah subseksyen (1) boleh, apabila disabitkan— (a) didenda tidak melebihi satu juta ringgit atau dipenjarakan selama tempoh tidak melebihi lima tahun atau kedua-duanya; dan (b) jika kesalahan itu berhubung dengan levi pelepasan yang terkurang bayar, dikenakan penalti bersamaan dengan amaun yang terkurang bayar itu. (3) Jika dalam apa-apa prosiding di bawah seksyen ini dibuktikan bahawa suatu pernyataan palsu atau catatan palsu, sama ada dengan peninggalan atau selainnya, telah dibuat dalam mana-mana penyata yang dikemukakan, atau tuntutan atau permohonan yang dibuat, di bawah Akta ini atau peraturan-peraturan yang dibuat di bawah Akta ini oleh atau bagi pihak mana-mana orang atau dalam mana-mana buku akaun atau rekod lain yang disenggarakan oleh atau bagi pihak mana-mana orang, orang itu hendaklah dianggap sehingga dibuktikan sebaliknya telah membuat pernyataan palsu atau catatan palsu dengan niat untuk mengelak levi pelepasan. (4) Apa-apa sebutan dalam seksyen ini tentang seseorang yang membuat, menggunakan atau membenarkan penggunaan apa-apa fraud, tipu daya atau helah termasuklah sebutan tentang seseorang yang, tanpa kuasa Ketua Pengarah atau pegawai kanan kastam— (a) memusnahkan, merosakkan, memadamkan, mengubah atau memanipulasi data yang disimpan di dalam, atau yang digunakan berkaitan dengan, suatu komputer; (b) memasukkan ke dalam, atau merekodkan atau menyimpan di dalam, suatu komputer, melalui apa-apa cara, data bagi maksud— (i) memusnahkan, merosakkan, memadamkan, mengubah atau memanipulasi data yang disimpan di dalam, atau yang digunakan berkaitan dengan, suatu komputer; atau (ii) mengusik, mengganggu atau menghalang penggunaan secara sah suatu komputer itu, atau data yang disimpan di dalam, atau yang digunakan berkaitan dengan, suatu komputer; atau (c) selainnya menggunakan suatu komputer, yang maksud atau kesannya adalah untuk mengelak levi pelepasan. (5) Bagi maksud subseksyen (4), “data” termasuklah apa-apa program komputer atau sebahagian daripada program komputer. (6) Dalam mana-mana pendakwaan di bawah seksyen ini, apa-apa pengelakan levi pelepasan hendaklah disifatkan berada dalam pengetahuan tertuduh melainkan jika dibuktikan sebaliknya oleh tertuduh itu.

Read this section in the full act → · Open Part VIII →

Find Act 813 on lom.agc.gov.my ↗

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next