(1) In making an award under section 19, the Tribunal may make any one or more of the following orders:
(a) an order for the respondent to issue a statement of apology to the complainant as specified in the order;
(b) if the complaint related to any act of sexual harassment which was carried out in public, an order for the respondent to publish a statement of apology to the complainant in any manner as specified in the order;
(c) an order for the respondent to pay any compensation or damages not exceeding two hundred and fifty thousand ringgit for any loss or damage suffered by the complainant in respect of the act of sexual harassment; or
(d) an order for the parties to attend any programme as the Tribunal thinks necessary.
(2) The Tribunal may make such ancillary or consequential orders or relief as may be necessary to give effect to any order made by the Tribunal.
(3) The Tribunal may dismiss a complaint of sexual harassment which the Tribunal considers to be frivolous or vexatious.
Malay text (authoritative)
Perintah
(1) Dalam membuat suatu award di bawah seksyen 19, Tribunal boleh membuat mana-mana satu atau lebih perintah yang berikut:
(a) suatu perintah bagi responden untuk mengeluarkan suatu pernyataan permohonan maaf kepada pengadu sebagaimana yang dinyatakan dalam perintah itu;
(b) jika aduan itu berhubung dengan apa-apa perbuatan gangguan seksual yang dilakukan di khalayak ramai, suatu perintah bagi responden untuk menyiarkan suatu pernyataan permohonan maaf kepada pengadu dalam apa-apa cara sebagaimana yang dinyatakan dalam perintah itu;
(c) suatu perintah bagi responden untuk membayar apa-apa pampasan atau ganti rugi yang tidak melebihi dua ratus lima puluh ribu ringgit bagi apa-apa kehilangan atau kerosakan yang ditanggung oleh pengadu berkenaan dengan perbuatan gangguan seksual itu; atau
(d) suatu perintah bagi pihak-pihak untuk menghadiri apa-apa program sebagaimana yang difikirkan perlu oleh Tribunal.
(2) Tribunal boleh membuat apa-apa perintah sampingan atau berbangkit atau relief sebagaimana yang perlu untuk menguatkuasakan apa-apa perintah yang dibuat oleh Tribunal.
(3) Tribunal boleh menolak sesuatu aduan gangguan seksual yang dianggap remeh atau menyusahkan oleh Tribunal.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).