s 23 Challenging award on ground of serious irregularity
(1) Any party to the proceedings of the Tribunal may, upon notice to the other party and to the Tribunal, apply to the High Court challenging an award in the proceedings only on the ground of serious irregularity affecting the award.
(2) If there is shown to be serious irregularity affecting the award, the High Court may—
(a) remit the award to the Tribunal, in whole or in part, for reconsideration; or
(b) set aside the award in whole or in part.
(3) For the purposes of this section, “serious irregularity” means an irregularity of one or more of the following kinds which the High Court considers has caused substantial injustice to the applicant:
(a) failure of the Tribunal to deal with all the relevant issues that were put to it; or
(b) uncertainty or ambiguity as to the effect of the award.
Malay text (authoritative)
Mencabar award atas alasan ketidakteraturan yang serius
(1) Mana-mana pihak kepada prosiding Tribunal boleh, apabila notis diberikan kepada pihak yang satu lagi dan kepada Tribunal, memohon kepada Mahkamah Tinggi untuk mencabar suatu award dalam prosiding itu hanya atas alasan ketidakteraturan yang serius yang menjejaskan award itu.
(2) Jika terdapat ketidakteraturan yang serius yang menjejaskan award, Mahkamah Tinggi boleh—
(a) mengembalikan award itu kepada Tribunal, secara keseluruhan atau sebahagian, untuk pertimbangan semula; atau
(b) mengetepikan award itu secara keseluruhan atau sebahagian.
(3) Bagi maksud seksyen ini, “ketidakteraturan yang serius” ertinya suatu ketidakteraturan mengenai satu atau lebih jenis yang berikut yang Mahkamah Tinggi berpendapat telah menyebabkan ketidakadilan yang substansial kepada pemohon:
(a) kegagalan Tribunal untuk menangani semua isu yang berkaitan yang dikemukakan kepadanya; atau
(b) ketidaktentuan atau ketaksaan mengenai kesan award itu.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).