My bookmarksSign up free
← Probate and Administration Act 1959

Probate and Administration Act 1959 s 74

Probate and Administration Act 1959 s 74

Text recovered by OCR from a scanned copy — section numbers and wording may be wrong. Check the official PDF on lom.agc.gov.my before citing.

s 74 Powers of personal representative as to appropriation

(1) The personal representative may appropriate any part of the movable or immovable property, including things in action, of the deceased in the actual condition or state of investment thereof at the time of appropriation in or towards satisfaction of any legacy bequeathed by the deceased, or of any other interest or share in his property, whether settled or not, as to the personal representative may seem just and reasonable, according to the respective rights of the persons interested in the property of the deceased: Provided that— (a) an appropriation shall not be made under this section so as to affect prejudicially any specific devise or bequest; (b) an appropriation of property, whether or not being an investment authorized by law or by the will, if any, of the deceased for the investment of money subject to the trust, shall not (save as hereinafter mentioned) be made under this section except with the following consents: (i) when made for the benefit of a person absolutely and beneficially entitled to possession, the consent of that person; and (ii) when made in respect of any settled legacy, share or interest, the consent of either the trustee thereof, if any (not being also the personal representative) or the person who may for the time being be entitled to the income, and if the person whose consent is so required as aforesaid is a minor or a lunatic or defective, the consent shall be given on his behalf by his parent, testamentary or other guardian, committee or receiver, or if, in the case of a minor, there is no such parent or guardian, by the Court on the application of his next friend; (c) no consent (save of such trustee as aforesaid) shall be required on behalf of a person who may come into existence after the time of appropriation, or who cannot be found or ascertained at that time; (d) if no committee or receiver of a lunatic or defective has been appointed, then, if the appropriation is of an investment authorized by law or by the will, if any, of the deceased for the investment of money subject to the trust, no consent shall be required on behalf of the lunatic or defective; and (e) if, independently of the personal representative, there is no trustee of a settled legacy, share or interest, and no person of full age and capacity entitled to the income thereof, no consent shall be required to an appropriation in respect of the legacy, share or interest: Provided that the appropriation is of an investment authorized as aforesaid. (2) Any property duly appropriated under the powers conferred by this section shall thereafter be treated as an authorized investment, and may be retained or dealt with accordingly. (3) For the purposes of any such appropriation, the personal representative may ascertain and fix the value of the respective parts of the movable and immovable property and the liabilities of the deceased as he may think fit, and shall for that purpose employ a duly qualified valuer in any case where such employment may be necessary, and may make any transfer or conveyance (including an assent) which may be requisite for giving effect to the appropriation. (4) An appropriation made pursuant to this section shall bind all persons interested in the property of the deceased whose consent is not made requisite. (5) The personal representative shall, in making the appropriation, have regard to the rights of any person who may thereafter come into existence, or who cannot be found or ascertained at the time of appropriation, and of any other person whose consent is not required by this section. (6) This section does not prejudice any other power of appropriation conferred by law or by the will (if any) of the deceased, and where an appropriation is made under this section in respect of a settled legacy, share or interest, the property appropriated shall remain subject to all trusts for sale and powers of leasing, disposition and management, or varying investments, which would have been applicable thereto or to the legacy, share or interest in respect of which the appropriation is made, if no such appropriation had been made. (7) If after any immovable property has been appropriated in purported exercise of the powers conferred by this section, the person to whom it was transferred or conveyed disposes of it or any interest therein, then, in favour of a purchaser, the appropriation shall be deemed to have been made in accordance with the requirements of this section and after all requisite consents, if any, had been given. (8) In this section, a settled legacy, share or interest includes any legacy, share or interest to which a person is not absolutely entitled in possession at the date of the appropriation, also an annuity, and “purchaser” means a purchaser for money or money’s worth. (9) This section applies whether the deceased died intestate or not, and whether before or after the commencement of this Act, and extends to property over which a testator exercises a general power of appointment, and authorizes the setting apart of a fund to answer an annuity by means of the income of that fund or otherwise, but is subject to section 60.

Malay text (authoritative)

(1) Wakil diri boleh menguntukkan apa-apa bahagian sengumlukan. dataalihatau tak alih så mati, termasuklah benda-bend dalam keadaan atau kedudukar mengikut hak orang-orang yang mempunyai kepentingan mengenai harta si mati masing-masingnya: Dengan syarat bahawa- (b) sesuatu penguntukan harta si mati bagi pelaburan jika ada, tidak boleh (kecuali sebagaimana yang disebutkan kemudian daripada ini) dibuat di bawah seksyen ini kecuali dengan persetujuan yang berikut: (i) jika dibuat untuk faedah seseorang yang berhak memilikinya secara mutlak atau benefisial, persetujuan orang itu; dan (ii) jika dibuat berkenaan dengan apa-apa legasi, bahagian atau kepentingan yang telah ada persetujuan pemegang amanahnya, jika ada (yang bukan juga wakil dirinya), atau persetujuan orang yang mungkin pada masa ini berhak kepada pendapatan itu, dan jika orang yang persetujuannya dikehendaki sebagaimana yang tersebut dahulu adalah seorang orang belum dewasa atau gila atau cacat, maka pihaknya oleh ibu bapanya atau ibu atau bapanya, penjaga menurut wasiat atau penjaga lain, (c) tiada persetujuan (kecuali mengenai pemegang (e) jika, tanpa mengira wakil diri, tidak ada pemegang amanah bagi sesuatu legasi, bahagian atau kepentingan yang telah diselesaiuruskan, dan tidak ada orang yang cukup umur dan berkeupayaan penuh yang berhak kepada endapatan daripadanya, maka tiada persetuju kehendaki bagi suatu penguntukan berkena dengan legasi, bahagian atau kepentingan itu: Dengan syarat bahawa penguntukan itu ialah mengenai nuaan pelabuba dang dibenarkan (2) Apa-apa harta yang diuntukkan dengan wajar di bawah kuasa yang diberikan oleh seksyen ini hendaklah selepas itu dikira sebagai suatu pelaburan yang dibenarkan, dan bolehlah disimpan atau diuruskan dengan sewajarnya. (zi) difi bolenu menenipkan dam mkatapkan nilai pasit glya ya, dabağji masd its lenda ya meirguna- (4) Sesuatu penguntukan yang dibuat menurut seksyen ni hendaklah mengikat semua orang yang mempuny epentingan mengenai harta si mati yang persetujua mereka adalah dengan ini tidak dijadikan keperluan. (5) Pada membuat penguntukan itu, wakil diri hendaklah memberi perhatian kepada hak mana-mana orang yang mungkin muncul kemudian, atau yang tidak lapat dijumpai atau ditentukan pada masa penguntukar dibuat, dan mana-mana orang lain yang persetujuannya Landang aena wasigu (ika ada) si miaiti, dan diekha sedaagdiselesararis kan, tian a tau ta yeng dintukan ita penguntukan sedemikian dibuat. (7) Jika selepas apa-apa harta tak alih diuntukkan yang tau apa-apa kepentingan mengenainya, maka, bagi faedal eseorang pembeli, penguntukan itu hendaklah disifatkaı telah dıbuat mengikut kehendak-kehendak seksyen ini ada, telah diberikan. (8) Dalam seksyen ini, sesuatu legasi, bahagian atau kepentingan yang telah diselesaiuruskan termasuklah apaapa legasi, bahagian atau kepentingan yang mengenainya seseorang itu tidak berhak secara mutlak untuk memilikinya pada tarikh penguntukan itu, juga suatu anuiti, dan "pembeli" ertinya seseorang pembeli kerana wang (9) Seksyen ini terpakai sama ada si mati mati tak berwasiat atau tidak, dan sama ada sebelum atau selepas bermulanya kuatkuasa Akta ini, dan meliputi harta yang ke atasnya seseorang pewasiat menjalankan kuasa am seksyen 60. kuatkuasa Akta ini (dalam subseksyen ini disebut "si mati") kepada suatu devis atau legasi, atau kepada residu harta pusaka si mati, atau apa-apa bahagian di dalamnya lan devis, legasi, residu ataù bahagian itu bukan di bawał wasiat, jıka ada, si mati itu, dideviskan atau dibekueskan kepada pemegang-pemegang amanah bagi orang belum dewasa itu, maka wakil-wakil diri si mati boleh melantik suatu perbadanan amanah atau dua atau lebih individu tetapi tidak melebihi empat orang (sama ada termasuk atau tidak wakil-wakil diri itu atau seorang atau lebih daripada wakil-wakil diri itu), sebagai pemegang amanah atau pemegang-pemegang amanah bagi devis, legasi, residu ztau ba agian orang belum dewasa it, dan boleh, tertakluk , melaksanakan atau membuat apa apa asurans atau perkara yang perlu bagi meletakhakkaı devis, legasi, residu atau bahagian itu pada pemegan‹ amanah atau pemegang-pemegang amanah yang dilantık sedemikian; dan selepas suatu perlantikan sedemikian dibuat, wakil-wakil diri, sebagai yang sedemikian itu, hendaklah dilepaskan daripada segala tanggungan selaagian yitb den devis, lean di, ries, idisa si, re sidnagiar 1, atau bahagiar itu, boleh disimpan dalam keadaan atau kedudukan elaburannya yang sedia ada, atau boleh ditukarkaı nenjadi wang dan wang itu boleh dilaburkan dalam apa apa pelaburan yang dibenarkan. (2) Jika sébelum bermulanya kuatkuasa Akta ini, seseorang wakil diri telah menyimpan atau menjual apa- tertakluk kepada amanah itu, maka, tertakluk kepada apaapa perintah Mahkamah yang dibuat sebelum bermulanya kuatkuasa Akta ini, dia tidaklah boleh disifatkan telah melakukan apa-apa tanggungan atas sebab itu, atau atas alasan tidak membayar atau memindahkan wang atau harta itu ke dalam Mahkamah. iva. lelaD oya, getapi terkan, te napada kependiuk an mamemiak (2) Mana-mana orang yang, berbanding dengan wakil diri, menuntut milikan harta tak alih, atau perlantikan seorang penerima baginya, atau suatu pemindahmilikan atau pemindahhakan mengenainya, atau suatu persetujuan tentang peletakhakannya, atau untuk didaftarkan sebagai tuan punyanya, boleh memohon kepada Mahkamah untuk Mau periatab laih yand df apakan paerinan pleiakakan. eruntukan Akta Pemegang Amanah 1949, berhubungan Akta 2 engan perintah-perintah peletakhakan dan perlantik seseorang untuk memindahmilikkan atau memindahhakkan, (3) Seksyen ini terpakai sama ada pewasiat atau si mati tak berwasiat mati sebelum atau selepas bermulanya kuatkuasa Akta ini.

Read this section in the full act → · Open Part VI →

Find Act 97 on lom.agc.gov.my ↗

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next