My bookmarksSign up free
← Trustee Act 1949

Trustee Act 1949 s 48

Trustee Act 1949 s 48

s 48 Vesting orders of land

In any of the following cases, namely— (a) where the Court appoints or has appointed a trustee, or where a trustee has been appointed out of court under any statutory or express power; (b) where a trustee entitled to or possessed of any land or interest therein, whether by way of charge or otherwise, or entitled to a contingent right therein, either solely or jointly with any other person— (i) is under disability; (ii) is out of the jurisdiction of the Court; or (iii) cannot be found, or being a corporation, has been dissolved; (c) where it is uncertain who was the survivor of two or more trustees jointly entitled to or possessed of any interest in land; (d) where it is uncertain whether the last trustee known to have been entitled to or possessed of any interest in land is living or dead; (e) where there is no personal representative of a deceased trustee who was entitled to or possessed of any interest in land, or where it is uncertain who is the personal representative of a deceased trustee who was entitled to or possessed of any interest in land; (f) where there is no personal representative of a deceased chargee who was entitled to or possessed of any interest in land, or where it is uncertain who is the personal representative of a deceased chargee who was entitled to or possessed of any interest in land, or where it is uncertain whether any chargee entitled to or possessed of any interest in land is living or dead, or where any chargee entitled to or possessed of any interest in land is out of the jurisdiction of the Court or cannot be found or, being a corporation, has been dissolved; (g) where a trustee jointly or solely entitled to or possessed of any interest in land, or entitled to a contingent right therein, has been required, by or on behalf of a person entitled to require a conveyance of the land or interest or a release of the right, to convey the land or interest or to release the right, and has wilfully refused or neglected to convey the land or interest or release the right for twenty-eight days after the date of the requirement; or (h) where land or any interest therein is vested in a trustee whether by way of charge or otherwise, and it appears to the Court to be expedient, the Court may make an order (in his Act called a vesting order) vesting the land or interest therein in any such person in any such manner and for any such interest as the Court may direct, or releasing or disposing of the contingent right to such person as the Court may direct: Provided that— (A) where the order is consequential on the appointment of a trustee the land or interest therein shall be vested for such interest as the Court may direct in the persons who on the appointment are the trustees; and (B) where the order relates to a trustee entitled or formerly entitled jointly with another person, and such trustee is under disability or out of the jurisdiction of the Court or cannot be found, or being a corporation has been dissolved, the land, interest or right shall be vested in such other person who remains entitled, either alone or with any other person the Court may appoint.

Malay text (authoritative)

Perintah meletak hak tanah

Dalam mana-mana hal yang berikut, iaitu— (a) jika Mahkamah melantik atau telah melantik seseorang pemegang amanah, atau jika seseorang pemegang amanah telah dilantik di luar mahkamah di bawah mana-mana kuasa berkanun atau kuasa nyata; (b) jika seseorang pemegang amanah yang berhak mendapat atau memiliki mana-mana tanah atau kepentingan mengenainya, sama ada dengan cara gadaian atau selainnya, atau berhak mendapat hak kontingen mengenainya, sama ada berseorangan atau bersesama dengan mana-mana orang lain─ (i) telah hilang upaya; (ii) berada di luar bidang kuasa Mahkamah; atau (iii) tidak dapat dijumpai, atau sekiranya suatu perbadanan, telah dibubarkan; (c) jika tidak dapat ditentukan penakat antara dua atau beberapa orang pemegang amanah yang bersesama berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah; (d) jika tidak dapat ditentukan sama ada pemegang amanah yang terakhir diketahui berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah masih hidup atau telah mati; (e) jika tidak ada seorang pun wakil diri pemegang amanah yang telah mati yang berhak mendapat atau memiliki apaapa kepentingan pada tanah, atau jika tidak dapat ditentukan siapa wakil diri pemegang amanah yang telah mati yang berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah; (f) jika tidak ada seorang pun wakil diri pemegang gadaian yang telah mati yang berhak mendapat atau memiliki apaapa kepentingan pada tanah, atau jika tidak dapat ditentukan siapa wakil diri pemegang gadaian yang telah mati yang berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah, atau jika tidak dapat ditentukan sama ada pemegang gadaian yang berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah masih hidup atau telah mati, atau jika pemegang gadaian yang berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah berada di luar bidang kuasa Mahkamah atau tidak dapat dijumpai atau, sekiranya suatu perbadanan, telah dibubarkan; (g) jika seseorang pemegang amanah secara bersesama atau bersendirian berhak mendapat atau memiliki apa-apa kepentingan pada tanah, atau berhak mendapat hak kontingen mengenainya, telah dikehendaki, oleh atau bagi pihak orang yang berhak menuntut pemindahhakkan tanah atau kepentingan itu atau pelepasan hak itu, supaya memindah hak tanah atau kepentingan itu atau melepaskan hak itu, dan telah dengan bersengaja enggan atau abai memindahhakkan tanah atau kepentingan itu atau melepaskan hak itu dalam tempoh dua puluh lapan hari selepas tarikh tuntutan itu; atau (h) jika tanah itu atau apa-apa kepentingan mengenainya terletak hak pada seseorang pemegang amanah sama ada dengan cara gadaian atau selainnya, dan didapati suai manfaat oleh Mahkamah, Mahkamah itu boleh membuat suatu perintah (dalam Akta ini disebut perintah meletak hak) meletakhakkan tanah itu atau kepentingan mengenainya pada mana-mana orang mengikut apa-apa cara dan bagi apa jua kepentingan sebagaimana diarahkan oleh Mahkamah, atau melepas atau melupuskan hak kontingen itu kepada mana-mana orang sebagaimana diarahkan oleh Mahkamah: Dengan syarat bahawa─ (A) jika perintah itu berbangkit daripada pelantikan seseorang pemegang amanah, tanah itu atau kepentingan mengenainya hendaklah diletak hak bagi apa-apa kepentingan sebagaimana diarahkan oleh Mahkamah kepada orang-orang yang apabila dilantik, menjadi pemegang amanah itu; dan (B) jika perintah itu berhubungan dengan seseorang pemegang amanah yang berhak mendapat atau dahulunya berhak mendapat bersesama dengan seseorang lain, dan pemegang amanah itu telah hilang upaya atau berada di luar bidang kuasa Mahkamah atau tidak dapat dijumpai, atau sekiranya suatu perbadanan, telah dibubarkan, tanah, kepentingan atau hak itu hendaklah diletak hak kepada mana-mana orang lain yang masih berhak, sama ada berseorangan atau dengan mana-mana orang lain yang dilantik oleh Mahkamah.

Read this section in the full act → · Open Part V →

Find Act 208 on lom.agc.gov.my ↗

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next