s 130 Production of title deeds of witness not a party
(1) No witness who is not a party to the suit shall be compelled to produce his document of title to any property, or any other document in virtue of which he holds any property as pledgee or mortgagee, or any document the production of which might tend to criminate him, unless he has agreed in writing to produce them with the person seeking the production of such documents or some person through whom he claims.
(2) No witness who is a party to the suit shall be bound to produce any document in his possession or power which is not relevant or material to the case of the party requiring its production.
(3) No bank shall be compelled to produce its books in any legal proceeding to which it is not a party, except as provided by the law of evidence relating to banker’s books.
Malay text (authoritative)
Pengemukaan surat ikatan hakmilik kepunyaan saksi yang tidak menjadi pihak
(1) Tiada saksi yang tidak menjadi pihak dalam guaman boleh dipaksa mengemukakan dokumen hakmiliknya mengenai apa-apa harta, atau apa-apa dokumen lain yang menurut kuasanya dia memegang apa-apa harta sebagai pemegang sandaran atau pemegang gadai janji, atau apa-apa dokumen yang pengemukaannya mungkin cenderung untuk melibatkannya dalam jenayah, melainkan jika dia telah bersetuju secara bertulis untuk mengemukakannya dengan orang yang menghendaki pengemukaan dokumen itu atau dengan seseorang lain yang melaluinya dia menuntut.
(2) Tiada saksi yang menjadi pihak dalam guaman terikat untuk mengemukakan apa-apa dokumen yang ada dalam miliknya atau di bawah kuasanya, yang tidak berkaitan dengan atau tidak matan bagi kes pihak yang menghendaki pengemukaan dokumen itu.
(3) Tiada bank boleh dipaksa mengemukakan bukunya dalam mana-mana prosiding undang-undang yang bank itu tidak menjadi pihak kepadanya, kecuali sebagaimana yang diperuntukkan oleh undang-undang keterangan yang berhubungan dengan buku jurubank.
Text as at 1 May 2017 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).