My bookmarksSign up free
← Mutual Assistance in Criminal Matters Act 2002

Mutual Assistance in Criminal Matters Act 2002 s 12

Text recovered by OCR from a scanned copy β€” section numbers and wording may be wrong. Check the official PDF on lom.agc.gov.my before citing.

s 12 Limitation on use of statement

Where a person is in Malaysia pursuant to a request made under section 9 and that person has made a statement in relation to the criminal matter to which the request relates or in relation to a criminal matter certified by the Attorney General under subparagraph 11(2)(b)(ii), that statementβ€” (a) shall not be admitted or otherwise used in any prosecution of the person for an offence against the laws of Malaysia (other than for the offence of perjury or contempt of court in relation to the giving of that evidence) unless the appropriate authority of the foreign State concerned consents to it being so used; and (b) may be admitted or used against him in any criminal proceedings in Malaysiaβ€” (i) for the purpose of impeaching his credibility; or (ii) as evidence of any fact stated in that statement, of which direct oral evidence by him would be admissible, if in giving such evidence he makes a statement inconsistent with that statement.

Malay text (authoritative)

Jika seseorang berada di Malaysia menurut suatu permintaan yang dibuat di bawah seksyen 9 dan orang itu telah membuat suatu pernyataan berhubung dengan perkara jenayah yang berhubungan dengan permintaan itu atau berhubung dengan suatu perkara jenayah yang diperakui oleh Peguam Negara di bawah subperenggan 11(2)(b)(ii), pernyataan itu- (a) tidak boleh diterima atau selainnya digunakan dalam manamana pendakwaan orang itu atas suatu kesalahan terhadap undang-undang Malaysia (selain bagi kesalahan sumpah bohong atau penghinaan mahkamah berhubung dengan pemberian keterangan itu) melainkan jika pihak berkuasa yang berkenaan Negara asing itu mengizinkan penggunaannya sedemikian; dan (b) boleh diterima atau digunakan terhadapnya dalam manamana prosiding jenayah di Malaysia- (i) bagi maksud mencabar kebolehpercayaannya; atau (ii) sebagai keterangan mengenai apa-apa fakta yang dinyatakan dalam pernyataan itu, yang mengenainya keterangan lisan secara langsung olehnya boleh diterima, jika dalam memberikan keterangan itu dia membuat pernyataan yang tidak selaras dengan pernyataan itu. Permintaan bagi menguatkuasakan perintah pelucuthakan

Read this section in the full act β†’ Β· Open Part II β†’

Find Act 621 on lom.agc.gov.my β†—

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next