Arbitration Act 2005 s 26
s 26 Hearings
(1) Unless otherwise agreed by the parties, the arbitral tribunal shall decide whether to hold oral hearings for the presentation of evidence or oral arguments, or whether the proceedings shall be conducted on the basis of documents and other materials.
(2) Unless the parties have agreed that no hearings shall be held, the arbitral tribunal shall upon the application of any party hold oral hearings at an appropriate stage of the proceedings.
(3) The parties shall be given reasonable prior notice of any hearing and of any meeting of the arbitral tribunal for the purposes of inspection of goods, other property or documents.
(4) All statements, documents or other information supplied to the arbitral tribunal by one party shall be communicated to the other party.
(5) Any expert report or evidentiary document on which the arbitral tribunal may rely in making its decision shall be communicated to the parties.
Malay text (authoritative)
Pendengaran
(1) Melainkan jika dipersetujui selainnya oleh pihak-pihak, tribunal timbang tara hendaklah memutuskan sama ada hendak mengadakan pendengaran lisan bagi pengemukaan keterangan atau penghujahan lisan, atau sama ada prosiding itu hendaklah dijalankan berdasarkan dokumen dan material lain.
(2) Melainkan jika pihak-pihak telah bersetuju bahawa tiada pendengaran boleh diadakan, tribunal timbang tara hendaklah atas permohonan mana-mana pihak mengadakan pendengaran lisan pada suatu peringkat yang sesuai dalam prosiding itu.
(3) Pihak-pihak hendaklah diberikan notis yang munasabah terlebih dahulu tentang apa-apa pendengaran dan tentang apa-apa mesyuarat tribunal timbang tara bagi maksud pemeriksaan barang, harta atau dokumen lain.
(4) Semua pernyataan, dokumen atau maklumat lain yang dibekalkan kepada tribunal timbang tara oleh satu pihak hendaklah disampaikan kepada pihak yang satu lagi.
(5) Apa-apa laporan pakar atau dokumen keterangan yang tribunal timbang tara mungkin bergantung padanya dalam membuat keputusannya hendaklah disampaikan kepada pihak-pihak.
Read this section in the full act → · Open Chapter 5 →
Find Act 646 on lom.agc.gov.my ↗
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).