Anti-Trafficking in Persons and Anti-Smuggling of Migrants Act 2007 s 34
s 34 Power to examine persons
(1) An enforcement officer may, by notice in writing, require any person whom he believes to be acquainted with the facts and circumstances of the case to—
(a) attend before him for examination;
(b) produce before him any moveable property, record, report or document; or
(c) furnish him a statement in writing made on oath or affirmation setting out such information as he may require.
(2) Any person who contravenes subsection (1) commits an offence.
(3) The person examined under subsection (1) shall be legally bound to answer all questions relating to such case put to him by the enforcement officer, but he may refuse to answer any question the answer to which would have a tendency to expose him to a criminal charge or penalty or forfeiture.
(4) A person making a statement under paragraph (1)(c) shall be legally bound to state the truth, whether or not such statement is made wholly or partly in answer to the questions of the enforcement officer.
(5) An enforcement officer examining a person under subsection
(1) shall first inform that person of the provisions of subsections (3) and (4).
(6) A statement made by any person under subsection (3) or
(4) shall be reduced into writing and signed by the person making it or affixed with his thumb print—
(a) after it has been read to him in the language in which he made it; and
(b) after he has been given an opportunity to make any correction he may wish.
Malay text (authoritative)
Kuasa untuk memeriksa orang
(1) Seseorang pegawai penguat kuasa boleh, melalui notis secara bertulis, menghendaki mana-mana orang yang dipercayainya mengetahui fakta dan hal keadaan sesuatu kes itu untuk—
(a) hadir di hadapannya bagi pemeriksaan;
(b) mengemukakan ke hadapannya apa-apa harta alih, rekod, laporan atau dokumen; atau
(c) memberinya pernyataan bertulis yang dibuat dengan bersumpah atau berikrar yang menyatakan apa-apa maklumat sebagaimana yang dikehendakinya.
(2) Mana-mana orang yang melanggar subseksyen (1) melakukan suatu kesalahan.
(3) Orang yang diperiksa di bawah subseksyen (1) hendaklah terikat di sisi undang-undang untuk menjawab semua soalan yang berhubungan dengan kes itu yang diajukan kepadanya oleh pegawai penguat kuasa, tetapi dia boleh enggan menjawab mana-mana soalan yang jawapannya berkecenderungan mendedahkannya kepada suatu pertuduhan jenayah atau penalti atau pelucuthakan.
(4) Orang yang membuat pernyataan di bawah perenggan (1)(c) hendaklah terikat di sisi undang-undang untuk menyatakan yang benar, sama ada atau tidak pernyataan itu dibuat kesemuanya atau sebahagiannya dalam menjawab soalan pegawai penguat kuasa itu.
(5) Seseorang pegawai penguat kuasa yang memeriksa seseorang di bawah subseksyen (1) hendaklah terlebih dahulu memaklumkan orang itu mengenai peruntukan subseksyen (3) dan (4).
(6) Suatu pernyataan yang dibuat oleh mana-mana orang di bawah subseksyen (3) atau (4) hendaklah dijadikan dalam bentuk bertulis dan ditandatangani oleh orang yang membuatnya atau dicapkan dengan cap ibu jarinya—
(a) selepas pernyataan itu dibacakan kepadanya dalam bahasa dia membuatnya; dan
(b) selepas dia diberi peluang untuk membuat apa-apa pembetulan yang dia mahu.
Read this section in the full act → · Open Part IV →
Find Act 670 on lom.agc.gov.my ↗
Text as at 1 November 2014 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).