s 48 Responsibility of employer for offences committed by members of board of directors, etc.
(1) Where an offence against any provision of this Act has been committed by a person who at the time of the commission of the offence was—
(a) a member of the board of directors;
(b) an officer;
(c) an employee; or
(d) an agent,
of the employer, the employer shall be deemed to have also committed that offence.
(2) In a prosecution against an employer under subsection (1), by virtue of an offence committed by—
(a) a member of the board of directors;
(b) an officer;
(c) an employee; or
(d) an agent,
of the employer, it shall be a defence for any employer prosecuted under subsection (1) if the employer proves—
(A) that the offence was committed without the knowledge, consent or connivance of the employer; and
(B) that the employer has taken all reasonable precautions and exercised all due diligence to prevent the commission of the offence as the employer sought to have taken and exercised, having regard to the nature of the functions of the member of the board of directors, officer, employee or agent in that capacity and to all the circumstances.
Malay text (authoritative)
Tanggungjawab majikan bagi kesalahan yang dilakukan oleh anggota lembaga pengarah, dsb.
(1) Jika suatu kesalahan terhadap mana-mana peruntukan Akta ini telah dilakukan oleh orang yang pada masa kesalahan itu dilakukan ialah—
(a) seorang anggota lembaga pengarah;
(b) seorang pegawai;
(c) seorang pekerja; atau
(d) seorang ejen,
majikan, maka majikan itu hendaklah disifatkan telah juga melakukan kesalahan itu.
(2) Dalam sesuatu pendakwaan terhadap majikan di bawah subseksyen (1), oleh sebab kesalahan yang dilakukan oleh—
(a) seorang anggota lembaga pengarah;
(b) seorang pegawai;
(c) seorang pekerja; atau
(d) seorang ejen,
majikan, maka hendaklah menjadi suatu pembelaan bagi manamana majikan yang didakwa di bawah subseksyen (1) jika majikan itu membuktikan—
(A) bahawa kesalahan itu telah dilakukan tanpa pengetahuan, persetujuan atau pembiaran majikan itu; dan
(B) bahawa majikan itu telah mengambil segala langkah berhati-hati yang munasabah dan menjalankan segala usaha yang wajar untuk mencegah pelakuan kesalahan itu sebagaimana yang sepatutnya diambil dan dijalankan oleh majikan itu, dengan mengambil kira jenis fungsi anggota lembaga pengarah, pegawai, pekerja atau ejen atas sifat itu dan segala hal keadaan.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).