s 3 Establishment of the Yayasan
(1) A body corporate to be known by the name of “Yayasan Guru Tun Hussein Onn” is established.
(2) The Yayasan shall have perpetual succession and a common seal.
(3) The Yayasan may sue and be sued in its corporate name.
(4) Subject to and for the purposes of this Act, the Yayasan may, upon such conditions as the Yayasan thinks fit—
(a) enter into contracts;
(b) acquire, purchase, take, lease, hold, sell and enjoy any movable and immovable property of every description or any interest in such property vested in the Yayasan; and
(c) convey, assign, surrender, yield up, charge, mortgage, demise, reassign, transfer or otherwise dispose of, or deal with, any movable or immovable property and any interest in such property vested in the Yayasan.
Malay text (authoritative)
Penubuhan Yayasan
(1) Suatu pertubuhan perbadanan yang dikenali dengan nama “Yayasan Guru Tun Hussein Onn” ditubuhkan.
(2) Yayasan hendaklah kekal turun-temurun dan mempunyai meterai perbadanan.
(3) Yayasan boleh membawa guaman dan dibawa guaman terhadapnya atas nama perbadanannya.
(4) Tertakluk kepada dan bagi maksud Akta ini, Yayasan boleh, atas apa-apa syarat yang Yayasan fikirkan patut—
(a) membuat kontrak;
(b) memperoleh, membeli, mengambil, memajak, memegang, menjual dan menikmati apa-apa jenis harta alih dan tak alih atau apa-apa kepentingan dalamnya yang terletak hak pada Yayasan; dan
(c) memindahkan, menyerahhakkan, menyerahkan balik, memulangkan, menggadaikan, menggadaijanjikan, mendemiskan, menyerahhakkan semula, memindahkan atau selainnya melupuskan, atau membuat apa-apa urusan mengenai, apa-apa harta alih atau harta tak alih dan apa-apa kepentingan tentang harta itu yang terletak hak pada Yayasan.
Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).