My bookmarksSign up free
← Distress Act 1951

Distress Act 1951 s 10

Distress Act 1951 s 10

s 10 Application by under-tenant, lodger, etc., for discharge, suspension, or release

(1) Where any movable property of— (a) any under-tenant; (b) any lodger; or (c) any other person whatsoever not being a tenant of the premises or of any part thereof, and not having any beneficial interest in any tenancy of the premises or of any part thereof, has been seized under a warrant of distress issued to recover arrears of rent due to a superior landlord by his immediate tenant, such under-tenant, lodger, or other person aforesaid may apply to a Judge to discharge or suspend the warrant, or to release a distrained article: Provided that— (i) no order shall be made unless such under-tenant, lodger or other person aforesaid satisfies the court that the immediate tenant has no right of property or beneficial interest in such furniture, goods or chattels and that such furniture, goods or chattels are the property or in the lawful possession of such under-tenant, lodger or other person aforesaid; and also in the case of an under-tenant or lodger unless such under-tenant or lodger pays to the landlord or into court an amount equal to the arrears of rent in respect of which distress has been levied and also undertakes to pay to the landlord future rent, if any, due from him to the tenant; and (ii) in no case shall such under-tenant paying at least threequarters of the full monthly letting value of the premises comprised in the under-tenancy or lodger be liable under this section to pay to the landlord or into court a sum greater than the rent which he owes to his immediate landlord. (2) For the purposes of this section and of sections 11 and 14 a lodger’s rent shall include such sum as he pays or owes to his immediate landlord for lodging, board, attendance and use of furniture.

Malay text (authoritative)

Permohonan oleh penyewa kecil, penginap, dsb., bagi pembatalan, penggantungan atau pelepasan

(1) Jika apa-apa harta alih kepunyaan− (a) mana-mana penyewa kecil; (b) mana-mana penginap; atau (c) mana-mana orang lain yang bukan seorang penyewa premis itu atau mana-mana bahagiannya, dan tidak mempunyai apa-apa kepentingan benefisial dalam apa-apa tenansi premis itu atau apa-apa bahagiannya, telah disita di bawah suatu waran distress yang dikeluarkan untuk mendapatkan tunggakan sewa yang kena dibayar kepada seorang tuan tanah atasan oleh penyewa terdekat, maka penyewa kecil, penginap, atau orang lain yang disebut terdahulu itu boleh memohon kepada Hakim untuk membatal atau menggantungkan waran itu atau untuk melepaskan suatu barang yang ditahan: Dengan syarat bahawa− (i) tiada perintah boleh dibuat melainkan penyewa kecil, penginap atau orang lain yang disebut terdahulu itu memuaskan mahkamah bahawa penyewa terdekat itu tidak mempunyai hak mengenai harta atau kepentingan benefisial ke atas perabot, barang atau harta-benda dan bahawa perabot, barang atau harta-benda itu adalah harta atau dalam milikan yang sah penyewa kecil, penginap atau orang lain yang disebut terdahulu; dan juga dalam kes mengenai seorang penyewa kecil atau penginap itu melainkan penyewa kecil atau penginap itu membayar kepada tuan tanah atau ke mahkamah suatu amaun bersamaan dengan tunggakan sewa yang berkenaan dengannya distress telah dikenakan dan juga memberi kesanggupan untuk membayar kepada tuan tanah sewa masa depan, jika ada, yang kena dibayar olehnya kepada penyewa; dan (ii) tiada dalam apa-apa keadaan boleh penyewa kecil itu yang membayar sekurang-kurangnya tiga suku nilai sewa penuh bulanan premis yang terkandung dalam tenansi kecil itu atau penginap bertanggungan di bawah seksyen ini untuk membayar kepada tuan tanah atau ke mahkamah suatu jumlah lebih besar daripada sewa yang ia terhutang kepada tuan tanah terdekatnya. (2) Bagi maksud seksyen ini dan seksyen 11 dan 14 sewa seorang penginap hendaklah termasuk apa-apa jumlah sebagaimana ia membayar atau berhutang dengan tuan tanah terdekatnya bagi sewa bilik, makanan, layanan dan penggunaan perabot.

Read this section in the full act →

Find Act 255 on lom.agc.gov.my ↗

Text as at 1 January 2006 (LOM reprint); amendments made after that date may not be incorporated.

Source: Laws of Malaysia, Attorney General's Chambers of Malaysia (lom.agc.gov.my). Not a copy of the Gazette printed by the Government Printer (Interpretation Acts 1948 and 1967, s 61).

What to look at next